READ
Baca materi kimia sebelum tatap muka untuk membangun pemahaman awal
RADEC — Read, Answer, Discuss, Explain, Create — dirancang untuk membangun pemahaman konsep, melatih keterampilan proses sains, dan menginisiasi TPACK secara bertahap.
Baca materi kimia sebelum tatap muka untuk membangun pemahaman awal
Tuliskan jawaban mandiri untuk menguji pemahaman awal Anda
Diskusikan bersama kelompok untuk memperkaya perspektif
Susun penjelasan final berdasarkan sintesis diskusi
Rancang proyek penyelidikan ilmiah Anda sendiri
Penelitian dirancang
Di bawah bimbingan
Prodi Pendidikan IPA
Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA)
Universitas Pendidikan Indonesia
Selamat datang kembali. Silakan pilih peran dan masuk.
Login pertama kali: isi NIM dan Password yang telah diberikan oleh dosen. HP Anda akan mengingat setelah login berhasil.
Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji desain perkuliahan Kimia Dasar berbasis RADEC dengan dukungan Interactive Web Simulation untuk menginisiasi fondasi TPACK serta meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan proses sains mahasiswa calon guru kimia.
Selesai · 14 Sep 2026
Terbuka setelah Pertemuan 4
Rancang penyelidikan ilmiah kelompok Anda untuk menjawab pertanyaan penyelidikan tentang sifat koligatif larutan, lalu komunikasikan hasilnya dalam sebuah Vlog edukatif.
"Manakah zat yang memiliki sifat pendinginan paling besar jika dilarutkan dalam air?"
Pertemuan 2 · Sifat Koligatif Larutan · 35 mahasiswa · 9 kelompok
Deadline pra-kelas: hari ini 18.00 WITA. Yohanes D., Sherly K., Oktavianus B., dan 1 lainnya belum mengumpulkan.
Tipe SI · Multi-representasi Johnstone
Pertemuan 2 · Sub-bab 2.5 — Konsentrasi Larutan
Pertemuan 3 · Sub-bab 3.1 — Penurunan Tekanan Uap
| Hari ke- | Permukaan air Gelas A | Permukaan air Gelas B |
|---|
Pertemuan 3 · Sub-bab 3.2 — Kenaikan Titik Didih
| Panci | Zat terlarut | Massa zat (g) | Suhu saat mendidih (°C) |
|---|
Pertemuan 4 · Sub-bab 4.1 — Penurunan Titik Beku
| Tabung | Massa air (g) | Massa NaCl (g) | Suhu saat kristal es pertama tampak (°C) |
|---|
Pertemuan 4 · Sub-bab 4.2 — Osmosis dan Tekanan Osmotik
| Percobaan | Molaritas sukrosa di lengan kanan (M) | Tekanan luar saat permukaan tetap sama tinggi (atm) |
|---|
Menyaksikan bagaimana pasangan CH₃COOH/CH₃COO⁻ menahan perubahan pH — dibandingkan dengan air murni yang tak terlindungi.
| CH₃COOH (HA) | CH₃COO⁻ (A⁻) | |
|---|---|---|
| Mula-mula (mol) | 0,100 | 0,100 |
| Perubahan (mol) | 0,000 | 0,000 |
| Akhir (mol) | 0,100 | 0,100 |
Pertemuan 3 · Siklus 3 — Titrasi Asam-Basa. Analit 25,0 mL 0,100 M; titran 0,100 M ditambahkan 0–50 mL.
Pertemuan 3 · Siklus 4 · Kesetimbangan Asam-Basa
Pertemuan 4 · Siklus 1 · Kesetimbangan Kelarutan
| Kondisi | Zona | Prediksi Visual |
|---|---|---|
| Q < Ksp | Tak Jenuh | Tidak ada endapan |
| Q = Ksp | Jenuh | Kesetimbangan (batas maksimal) |
| Q > Ksp | Superjenuh | Terbentuk endapan merah bata |
Sistem Halida-Perak: AgI · AgBr · AgCl
| Senyawa | Nilai Ksp |
|---|---|
| AgI | Ksp = 8,3 × 10−17 |
| AgBr | Ksp = 7,7 × 10−13 |
| AgCl | Ksp = 1,6 × 10−10 |
| Kondisi | Zona | Prediksi |
|---|---|---|
| Q < Ksp | Tak Jenuh | Tidak ada endapan |
| Q = Ksp | Jenuh | Kesetimbangan (batas maksimal) |
| Q > Ksp | Superjenuh | Terbentuk endapan (AgI kuning / AgBr krem / AgCl putih) |
Sistem Tembaga-Amonia: Cu(OH)₂ · Cu(NH₃)₄²⁺
Empat molekul NH3 mengelilingi Cu2+ dalam geometri square planar, membentuk 4 ikatan koordinasi Cu—N (lihat Panel Sub-mikroskopik untuk visualisasi 3D).
Pembentukan ion kompleks Cu(NH3)42+ mengonsumsi Cu2+ bebas dari kesetimbangan Cu(OH)2. Menurut prinsip Le Châtelier, kesetimbangan Ksp bergeser ke kanan untuk mengganti Cu2+ yang terpakai, menyebabkan endapan Cu(OH)2 terus melarut.
Pertemuan 4 · Siklus 1 · Kesetimbangan Kelarutan
Pertemuan 1 · Sub 1.1 — Kecenderungan Alami untuk Bercampur
Setup praktikum: botol pewarna makanan (kiri), pipet Pasteur (melayang di atas), dan gelas kimia 100 mL berisi air jernih (kanan), semua di atas meja praktikum.
Di balik warna yang menyebar, partikel-partikel pewarna dan molekul-molekul air terus bergerak acak dan bertumbukan ke segala arah (zig-zag). Gerak acak ini membuat partikel pewarna yang semula terkumpul menjadi tersebar ke seluruh air. Keadaan tersebar memiliki entropi lebih tinggi daripada keadaan terkumpul.
| Suhu (°C) | Waktu hingga merata (s) |
|---|---|
| 25 | — |
| 40 | — |
| 60 | — |
Tabel diisi dari percobaan pada mode Simulasi Interaktif.
Pertemuan 1 · Sub 1.2 — Pengaruh Gaya Antarmolekul (Like Dissolves Like)
Setup praktikum: botol NaCl 2 gram (kiri), botol Air (tengah), spatula, dan gelas kimia 50 mL berisi air jernih (kanan), semua di atas meja praktikum. Zat terlarut: NaCl (ionik). Pelarut: Air (polar).
Molekul air mengorientasikan diri di sekitar ion: sisi δ⁻ (oksigen) menarik Na⁺ keluar dari kisi, sisi δ⁺ (hidrogen) menarik Cl⁻. Gaya ion–dipol antara ion NaCl dan molekul air cukup kuat untuk memecah kisi kristal. NaCl terhidrasi dan larut.
Pertemuan 1 · Sub 1.3 — Energetika Pembentukan Larutan
Pertemuan 1 · Sub 1.4 — Perbandingan Gelas A (NaCl + air) vs Gelas B (CaCO3 + HCl 1 M)
Setelah penguapan
Setelah penguapan
| Pengamatan | Gelas A (NaCl + air) | Gelas B (CaCO3 + HCl) |
|---|---|---|
| Saat padatan dimasukkan dan diaduk | ···Larut tenang, tanpa gas | ···Terbentuk gelembung gas |
| Massa padatan setelah penguapan | ···2 g → 2 g (identik) | ···2 g → ~2,9 g (berbeda) |
| Sifat padatan setelah penguapan | ···Kristal kubik kering | ···Kristal putih, berbeda dari serbuk awal |
Tabel terisi bertahap: baris pertama setelah Larutkan, dua baris berikutnya setelah Uapkan.
Pertemuan 2 · Sub 2.1 — Larutan jenuh, kesetimbangan pelarutan–kristalisasi, dan kelarutan pada tiap suhu
| Gelas | Suhu (termometer) | NaCl ditambahkan | Endapan ditimbang |
|---|---|---|---|
| A | 5 °C | — | — |
| B | 25 °C | — | — |
| C | 60 °C | — | — |
Pertemuan 2 · Sub-bab 2.2 — Faktor Kelarutan
| Zat | Air | Heksana | Minyak sayur | CCl₄ |
|---|---|---|---|---|
| Vitamin C | — | — | — | — |
| Vitamin E | — | — | — | — |
Pertemuan 2 · Sub-bab 2.3 — Pengaruh Tekanan pada Kelarutan Gas
| P (atm) | Molekul CO₂ di dalam air | Molekul N₂ di dalam air |
|---|---|---|
| Belum ada data. Tekan “Catat data” setelah jumlah molekul di dalam air tidak berubah lagi. | ||
Pertemuan 2 · Sub-bab 2.4 — Pengaruh Suhu
ANSWER Anda sudah terkunci permanen. DISCUSS terbuka otomatis setelah semua anggota kelompok Anda menyelesaikan ANSWER.
Jawaban Anda tersimpan otomatis di perangkat ini — tidak ada data yang hilang. Terdapat ANSWER yang belum sempat terkirim ke server saat koneksi terputus.